Monday, April 11, 2011

10 SUPERCAR TERCEPAT DI DUNIA SAAT INI !!!

10 mobil jalanan tercepat di dunia
Supercar seperti binatang langka yang jarang terlihat. Sangat menarik dan menarik perhatian, tidak pernah bosan dipandang. Prestisius, misterius dan eksklusif. Satu-satunya yang menaikkan gengsinya adalah kecepatan puncaknya.

Metode yang paling banyak digunakan sekarang ini untuk menentukan peforma supercar adalah akselerasi dari diam ke 100 mph (160km/jam) lalu berhenti secepatnya. Cara ini dianggap ideal karena mengukur seluruh kemampuan mobil.

Negara mana yang paling jago membuat mobil cepat? Inilah dia 10 mobil tercepat di dunia. Angka detik disebelah nama model menunjukkan waktu yang diperlukan mobil untuk bergerak dari kecepatan 0 - 100mph-0. Contoh Gallardo butuh waktu 13.65 detik untuk bergerak dari diam ke 100mph yang kemudian direm kuat-kuat hingga berhenti/0mph.



10. Lamborghini Gallardo 13.65 detik
Dalam uji 0-100-0 mph, Lamborghini Gallardo lebih cepat dari saudaranya, Diablo yang lebih besar dan lebih kuat, karena bobotnya lebih ringan. Gallardo, model Lamborghini paling laris sepanjang masa, menggunakan mesin V10, 5.0 liter 520hp.

9. Porsche 911 Turbo 12.5 detik.
Berkat sistem penggerak roda yang nyaris sempurna mencegah roda tergelincir, seluruh daya -480hp- yang diproduksi mesin bisa ditransfer seluruhnya menjadi daya gerak. Ini juga membuktikan power raksasa bukan yang terpenting.

8. Caterham CSR260 11.95detik
Perusahaan otomotif Inggris ini punya sejarah panjang sebagai produsen mobil tercepat (0 - 60mph dalam 3 detik). Sekali lagi, mobil ini menunjukkan tenaga gede bukan segalanya. Caterham CRS260 menggunakan mesin 2.3 liter 250hp dengan bobot hanya 555kg, sehingga rasio daya dan bobot menjadi 0.5hp perkg.

7. Pagani Zonda 11.8 detik
Kombinasi tradisi balap Italia dengan ketangguhan engineering Jerman menghasilkan supercar ini. Mesin Mercedes-Benz AMG 7.3 liter memproduksi 555hp yang mendorong supercar melesat dari diam ke 60mph dalam 3.4 detik dan kecepatan maksimum 220mph (356km/jam).

6. Porsche Carrera GT 11.6 detik
Model produksi massal paling bertenaga yang pernah dibuat Porsche. Mesin V10 5.7 liter yang diposisikan ditengah adalah salah satu yang paling canggih di segmen GT car. Mobil ini hampir seluruhnya dibuat dari serat karbon dan material komposite. Dengan penjualan 1,270 unit diseluruh dunia, inilah super car paling sukses sepanjang masa.

5. McLaren F1 LM 11.5 detik
Mobil yang diciptakan semata-mata untuk menjadi yang tercepat. Proses penciptaan yang tak kenal kompromi membuat super car ini memegang mahkota mobil tercepat selama 10 tahun. Selama itu, penantang yang datang silih berganti gagal menggusurnya. Mesin BMW V12 627hp membuat mobil ini melesat hingga 240mph (389km/jam).

4.Ferrari Enzo 10.9 detik
Inilah Ferrari tercepat sepanjang sejarah yang diberi seperti nama pendiri perusahaan kuda jingkrak. Mobil inilah yang mengusur sang legendaris McLaren F1 disemua kategori, termasuk akselerasi dan kecepatan maksimal. Hanya 399 unit Ferrari Enzo yang diproduksi.
3. Ariel Atom 10.88detik
Dengan harga satu Carrera GT, bisa diapat satu lusin model ini. Atom diproduksi perusahaan otomotif kecil di Inggris dengan hanya sepuluh pekerja. Menggunakan mesin Honda yang dicomot dari Civic Type-R, dikombinasikan dengan supercharger untuk mengail daya maksimal 300hp. Dengan bobot hanya 456kg, Atom bisa melesat dari diam ke 60mph dalam 2.9 detik.


2. Bugatti Veyron 16.4 9.9 detik
Bila supercar lainya punya interior sempit, berisik dan panas, maka Veyron menawarkan kenyaman dan kenikmatan kepada dua penumpangnya setara mobil mewah. Bobot Veyron hampir dua ton, menjadikannya yang terberat dalam daftar sepuluh mobil ini. Namun bobot itu tidak mampu menahannya meroket 0-100-0 kurang dari sepuluh detik dengan top speed 253mph (410km/jam). Mesin W16-nya memproduksi 1001hp.


1. Ultima GTR 9.4 detik.
Kurang dari dua bulan lalu, perusahaan otomotif Inggris menempatkan produksinya sebagai mobil tercepat di jalan raya. Berbekal mesin Chevrolet V8 yang memproduksi 730hp, mengantarkan model ini masuk ke Guinness Book of World Records, mengalahkan Veyron. Ultima GTR 0-60 dalam 2.6detik, 0-100mph 5.3 detik dan mengerem ke 0 dalam 3.6 detik. Mobil ini tidak menggunakan traksi kontrol dan ABS.

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif.

Konsep Pengambilan Keputusan
• Identifikasi dan diagnosis masalah
• Pengumpulan dan analisis data yang relevan
• Pengembangan & evaluasi alternatif
• Pemilihan alternatif terbaik
• Implementasi keputusan & evaluasi terhadap hasil – hasil

a. Tipe –Tipe Keputusan Manajemen

• Keputusan-keputusan perseorangan dan strategi
• Kepusan-keputusan pribadi & strategi
• Keputusan-keputusan dasar & rutin

b. Model-model Pengambilan Keputusan

• Relationalitas Keputusan
• Model- model perilaku pengambilan keputusan

c. Teknik Pengambilan Keputusan

• Teknik – teknik Kreatif: Brainstorming & Synectics
• Teknik – teknik Partisipatif
• Teknik – teknik pengambilan keputusan Modern : Teknik Delphi, Teknik Kelompok Nominal

Proses mempengaruhi pengambilan keputusan dan komunikasi adalah proses-proses manejerial karena secara nnyata dilaksanakan oleh para manajer. Proses-proses ini juga merupakan proses-proses organisasional karena lebih penting daripada manajer individual dalam pengaruhnya apada pencapaian tujuan–tujuan organisasi. Ketiga proses organisasi dan manejemen ini merupakan bagian vital sistem organisasi formal dan mempunyai implikasi-implikasi sangat penting terhadap perilaku organisasional.

PROSES MEMPENGARUHI

Pengaruh adalah kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok. Elemen-elemen proses mempengaruhi :
Orang yang mempengaruhi (0)
Metode mempengaruhi (→)
Orang yang dipengaruhi (p)
Jadi proses mempengaruhi : 0 → p
Metode mempengaruhi
Kekuatan fisik
Penggunaan sanksi (positif/negatif)
Keahlian
Kharisma (daya tarik)
Daerah Pengaruh
Daerah pengaruh mencakup hubungan – hubungan
Antara perseorangan
Kelompok dengan seseorang
Seseorang dengan kelompok
Hubungan antara Kekuasaan dan Pengaruh
Analisis French-Raven
Analisis Etzioni
Analisis Nisbel

TEORI MOTIVASI

Berikut ini dikemukakan huraian mengenai motif yang ada pada manusia sebagai faktor pendorong dari prilaku manusia.
1.Motif Kekuasaan Merupakan kebutuhan manusia untuk memanipulasi manusia lain melalui keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Clelland menyimpulkan bahwa motif kekuasaan dapat berfifat negatif atau positif. Motif kekuasaan yang bersifat negatif berkaitan dengan kekuasaan seseorang. Sedangkan motif kekuasaan yang bersifat positif berkaitan dengan kekuasaan social (power yang dipergunakan untuk berpartisipasi dalam mencapai tujuan kelompok).
2.Motif Berprestasi Merupakan keinginan atau kehendak untuk menyelesaikan suatu tugas secara sempurna, atau sukses didalam situasi persaingan (Chelland). Menurut dia, setiap orang mempunyai kadar n Ach (needs for achievement) yang berlainan. Karakteristik seseorang yang mempunyai kadar n Ach yang tinggi (high achiever) adalah :1.Risiko moderat (Moderate Risks) adalah memilih suatu resiko secara moderat2.Umpan balik segera (Immediate Feedback) adalah cenderung memilih tugas yang segera dapat memberikan umpan balik mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam mewujudkan tujuan, cenderung memilih tugas-tugas yang mempunyai criteria performansi yang spesifik.3.Kesempurnaan (accomplishment) adalah senang dalam pekerjaan yang dapat memberikan kepuasaan pada dirinya.4.Pemilihan tugas adalah menyelesaikan pekerjaan yang telah di pilih secara tuntas dengan usaha maiksimum sesuai dengan kemampuannya.
3.Motif Untuk Bergabung Menurut Schachter motif untuk bergabung dapat diartikan sebagai kebutuhan untuk berada bersama orang lain. Kesimpulan ini diperoleh oleh Schachter dari studinya yang mempelajari hubungan antara rasa takut dengan kebutuhan berafiliansi.
4.Motif Keamanan (Security Motive) Merupakan kebutuhan untuk melindungi diri dari hambatan atau gangguan yang akan mengancam keberadaannya. Di dalam sebuah perusahaan misalnya, salah satu cara untuk menjaga agar para karyawan merasa aman di hari tuanya kelak, adalah dengan memberikan jaminan hari tua, pesangon, asuransi, dan sebagainya.
5.Motif Status (Status Motive) Merupakan kebutuhan manusia untuk mencapai atau menduduki tingkatan tertentu di dalam sebuah kelompok, organisasi atau masyarakat.

MOTIVASI

Motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong yang berasal dalam diri manusia, yang akan mempengaruhi cara bertindak seseorang. Dengan demikian, motivasi kerja akan berpengaruh terhadap performansi pekerja.
Menurut Hilgard dan Atkinson, tidaklah mudah untuk menjelaskan motifasi sebab :
1.Pernyataan motif antar orang adalah tidak sama, budaya yang berbeda akan menghasilkan ekspresi motif yang berbeda pula.
2.Motif yang tidak sama dapat diwujudkan dalam berbagai prilaku yang tidak sama.
3.Motif yang tidak sama dapat diekspresikan melalui prilaku yang sama.
4.Motif dapat muncul dalam bentuk-bentuk prilaku yang sulit dijelaskan.
5.Suatu ekspresi prilaku dapat muncul sebagai perwujudan dari berbagai motif.

Parsons, seorang ahli sosiologi menyimpulkan adanya beberapa sumber status seseorang yaitu :
- Keanggotaan di dalam sebuah keluarga. Misalnya, seorang anggota keluarga yang memperoleh status yang tinggi oleh karena keluarga tersebut mempunyai status yang tinggi di lingkungannya.
- Kualitas perseorangan yang termasuk dalam kualitas perseorangan antara lain karakteristik fisik, usia, jenis kelamin, kepribadian.
- Prestasi yang dicapai oleh seseorang dapat mempengaruhi statusnya. Misalnya, pekerja yang berpendidikan, berpengalaman, mempunyai gelar, dsb.
- Aspek materi dapat mempengaruhi status seseorang di dalam lingkungannya. Misalnya, jumlah kekayaan yang dimiliki oleh seseorang.
- Kekuasaan dan kekuatan (Autoriry and Power). Dalam suatu organisasi, individu yang memiliki kekuasaan atau kewenangan yang formal akan memperoleh status yang lebih tinggi.

STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK

Pada awalnya strategi merupakan sebuah kata yang digunakan pada militer ketika sedang berperang, akan tetapi dengan berkembangnya jaman, maka istilah strategi ini sudah masuk ke dalam setiap aspek kehidupan, baik itu ekonomi, pendidikan maupun olahraga.
Strategi adalah turunan dari bahasa Yunani yaitu Strat gos yang artinya adalah komandan perang dalam jaman tersebut, adapun pada pengertiannya saat ini strategi adalah rencana jangka panjang dengan diikuti tindakan – tindakan yang ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu yang umumnya adalah ”kemenangan”.
Saat ini ada sebuah pencampuradukkan kata antara strategi dengan taktik. Dalam hal pengertian, taktik bukanlah sebuah strategi, namun taktik ada di dalam strategi. Taktik ini memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dengan waktu yang lebih singkat.
Dalam sebuah organisasi, pada penjelasan ini adalah HIMAPRODI, harus memiliki strategi dalam mencapai visi yang telah disepakati bersama. Perencanaan dalam menjalankan sebuah organisasi adalah hal yang harus dilakukan agar tidak adanya ketimpangan atau distorsi ketika dalam perjalanan mencapai visi yang dibangun tersebut.
Apabila kita menggunakan rumus POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) maka strategi merupakan unsur dalam Planning (Perencanaan) yang ada di dalam tahap pertama, sehingga apabila unsur ini tidak dipenuhi, maka tidak akan terpenuhi pula unsur-unsur dalam tahapan selanjutnya.
Strategi dan Tingkatannya
Dan Schendel dan Charles Hofer (1985) menjelaskan adanya empat tingkatan strategi, keseluruhannya disebut master strategy yaitu :
a. Enterprise Strategy
Strategi ini berkaitan dengan bagaimana respon masyarakat terhadap organisasi ini. Di mana ada penekanan kepada masyarakat bahwa organisasi berusaha sungguh – sungguh dan yang terbaik untuk melayani dan memenuhi kebutuhan serta tuntutan masyarakat.
b. Corporate Strategy
Yaitu sebuah strategi untuk menjalankan misi yang telah kita siapkan dalam organisasi tersebut sesuai dengan bidang yang telah menjadi bagiannya. Strategi ini biasa disebut dengan Grand Strategy karena akan berakibat sangat fatal ketika kita salah dalam menjawab misi dari sebuah organisasi baik dari kata-kata maupun kebijakan yang diterapkan dalam organisasi.
c. Business Strategy
Strategi ini adalah bagaimana organisasi dapat merebut pasaran di tengah masyarakat seperti, sponsor, Dekanat, Rektorat, organisasi lain dan mahasiswa sehingga dapat menguntungkan dalam mengembangkan organisasi ke tingkat yang lebih baik.
d. Functional Strategy
Yaitu strategi untuk menunjang strategi yang lain, adapun dalam fungsional strategi ini terdapat tiga strategi di dalamnya yaitu : strategi fungsional ekonomi, stategi fungsional manajemen dan strategi isu.
Strategi dan Perumusannya
Menurut potter, ada tiga landasan strategi yang dapat membantu organisasi memiliki keunggulan kompetitif, yaitu keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus. Adapun yang biasa digunakan untuk membuat strategi adalah dengan menggunakan Analisis SWOT (Strengh, Weakness, Opportunity, Threat).
Strengh (kekuatan), Weakness, (kelemahan), merupakan faktor internal dari organisasi kita, sedangkan opportunity (peluang) dan Threat (ancaman) adalah faktor eksternal yang ada di lingkungan.
Ketika kita sudah mengetahui apa yang kita miliki dan kelemahan kita, maka kita dapat menentukan alternative strategi yang melihat dari peluang serta ancaman dari lingkungan sekitar, adapun dalam penentuannya akan menemukan beberapa alternative – alternative strategi yang disesuaikan dengan visi dan misi organisasi kita.


MENGENDALIKAN KONFLIK

Konflik agar tidak mengarah ke destruksi harus bisa dikendalikan, antara lain dengan cara sebagai berikut:

1.Harus sering mengadakan musyawarah.

2.Adanya komunikasi dua arah yang enak dan luwes.

3.Memberi keadilan pada semuaini.

4.Transparan dalam semua hal.

5.Ada pedoman yang jelas.

6.Ada aturan yang jelas.

7.Semua aspirasi dianggap penting dan dikomunikasikan.

SUMBER KONFLIK

Setelah mengapa ada konflik, biasanya ada sumber-sumber yang menjadikan konflik tersebut muncul, secara umum biasanya terjadi karena tersebut dibawah ini:
1.Adanya aspirasi yang tidak ditampung.
2.Saling ketergantungan tugas.
3.Ketergantungan satu arah.
4.Ketidakpuasan, perasaan ketidakadilan.
5.Distorsi komunikasi.
6.Tidak ada pedoman.
7.Aturan yang kurang jelas.