Friday, November 19, 2010

baca di handphone nya nurul fikri :) (just share)

“Tadi siang saya baca sebuah tulisan di handphone milik seorang teman saya (entah siapa yang pertama membuat tulisan tersebut .yang cukup menggetarkan hati saya  :nohope  

“Saat senang aku cari pasanganku”
Saat sedih aku cari ibu
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku
Saat gagal aku ceritakan pada ibu
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku
Saat sedih aku peluk erat ibuku
Saat liburan aku bawa pasanganku
Saat aku sibuk anak dianter ke rumah ibu
Saat sambut valentine slalu beri hadiah pada pasangan.
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
Selalu aku ingat pasanganku
Selalu ibu yg ingat aku
Setiap saat aku akan tlpon pasanganku
Kl inget aku akan tlpon ibu
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu
Renungkan:
"Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja...
bolehkah kau kirim uang untuk ibu?
Ibu tidak mnta banyak... lima puluh rb sebulan pun cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau ibu sudah tiadaTapi kalau ibu sudah tiada..........
Ibu aku RINDU.......AKU RIIINDDUU... SANGAT RINDU....
Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya....
berapa banyak yang sanggup melap muntah ibunya.....
berapa banyak yang sanggup mengganti lampin ibunya.....
berapa banyak yang sanggup..... membersihkan najis ibunya.......
berapa banyak yang sanggup....... membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....
berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya....

Dan akhir sekali berapa banyak yang sembahyang JENAZAH ibunya…

No comments:

Post a Comment